Rabu, 24 Juni 2009

Tanda - Tanda Jatuh Cinta

Rasa jatuh cinta sukar digambarkan maupun diucapkan dengan kata-kata. Siapa yang jatuh cinta akan senantiasa diusik perasaan. Semua menjadi indah dan membahagiakan. Namun, mengalami cinta seperti bermain api. Jika tahu bagaimana mengendalikannya, maka kita akan selamat. Jika tidak maka kita akan terbakar hangus dan merana. Jadi, bagaimana mengenali kapan dan bagaimana seseorang itu dihinggapi rasa cinta?

Ney,, tanda-tandanya.....


1.Susah Memejamkan Mata

Bila sebelumnya kita jarang mengalami masalah tidur, namun kali ini, sejak bertemu dan berkenalan dengan sosok itu, ingatan klita kepada si dia kian tebal, hingga mengganggu tidur. Mata susah untuk dipejamkan dan kadang tidak bisa tidur. Meskipun badan telah merebah, segala tangan dan kaki telah di atas kasur yang empuk dandi ruangan ber-AC. Namun mata enggan untuk dipejamkan. Angan melayang jauh memikirkan dia, “Sedang apa gerangan dia? Apakah sama seperti diriku, mata tak bisa terpejam? Apakah dia juga sedang memikirkan aku?”. Bukan karena nyamuk yang mengganggu, bukan pula karena tidak mandi, tapi memang karena gelisahnya hati yang memaksa mata tuk slalu terjaga. Mata menerawang, tak ada yang berubah di langit-langit kamar , hanya saja pikiran tak mau diistrahatkan, karena si dia yang sedang menyita perhatian.

2.Perasaan Senantiasa Berdebar

Perasaan kita senantiasa berdebar-debar jika bertemu dengan si dia di jalan. Malah seringkali kita menjadi salah t ingkah bila dia menghampiri. Kita akan menjadi semakin tak bisa mengendalikan diri saat dia mengajak bicara. Hati berdebar tak bisa disembunyikan, terbukti tangan bergetar tak bisa ditahan. Ini adalah reflek yang bisa hadir saat orang yang kita suka berada di dekat kita. Kalau toh dia merupakan sosok akhwat atau ikhwan yang selama ini membuat hati kita tertawan, maka hati akan berdebar-debar tiada henti. Hingga berubah menuju lidah yang kelu, gugup, dan tidak bisa mengendalikan diri. Saya tidak mengada-ada, silahkan buktikan saja...

3.Suka Bertanya Kabar

Saat kita jatuh hati, keinginan untuk selalu tahu kabar si dia semakin menggebu-gebu. Kita menjadi orang yang paling tekun mengikuti berita dan kabar tentang dia, semua orang yang dekat dengannya kita tanya. Kalau perlu kita akan menyewa orang untuk mengetahui kabarnya. Ini adalah hal biasa, karena seorang kekasih akan selalu mengikuti kabar kekasihnya. Merasa khawatir bila terjadi sesuatu yang buruk menimpanya. Namun, pada poin ini kadang bagi seorang wanita tidak bisa terlalu polos bertanya. Dia lebih mengedepankan sikap JAIM (Jaga Image), sehingga bertanya pun tidak berani secara terus terang. Tapi giliran dikasih tau tentang kabar si dia, syukur terima kasihnya tidak ketulungan banyaknya. Dia sebenarnya ingin tahu kabar si ikhwan itu, tapi nampaknya rasa malu menghalanginya berbuat itu. Dia lebih suka mencuri dengar dari orang yang mengobrolkannya. Siapa tahu ada informasi kenapa si ikhwan tak pernah terlihat lagi.

4.Resah Gelisah

Hati kita merasa resah dan gelisah bila si dia tidak kelihatan. Sebaliknya bila si dia terlihat oleh mata, kita akanmengalami perasaan yang luar biasa hebat. Perasaan resah ini lambat laun akan menjadi kekhawatiran yang berlebihan kalau kita tidak bisa me-manaj-nya dengan baik. Alih-alih perasaan ini juga akan mampu mengganggu aktivitas yang lain. Kegelisahan ini akan mengganggu konsentrasi, sehingga kita selalu tampak memikirkan sesuatu yang sangat serius. Inginnya duduk taklim di masjid mendengarkajian, tapi apa daya pikiran di awang-awang. Inginnya mengerjakan tugas-tugas kuliah tapi pikiran kacau membayangkan wajahnya. Duh kasihan betul.....

5.Dihinggapi cemburu

Kita mulai merasa cemburu bila si dia berbicara dan melayani pembicaraan orang lain sekalipun kawan-kawannya. Kita akan menjadi sangat cemburu manakala tahu kalau orang yang kita taksir itu dekat dengan seorang ikhawan atau laki-laki lain. Kita sudah merasa memiliki, padahal kita belum memilikinya sama sekali. Rasa cemburu ini semakin menjadi-jadi bila kita tidak bisa mengendalikannya. Bahkan akan menjadi semacam cemburu buta, tanpa alasan yang tak bisa dibenarkan. Bagi anda para akhwat, manakala banyak akhwatmembicarakan sosok itu, tiba-tiba saja anda menjadi sangat marah. Menurut Anda, mereka tidak boleh membicarakan orang yang anda taksir. Biarlah si ikhwan itu hanya untuk anda saja. Seolah hati anda tidak rela bila ikhwan pujaan hati itu diperbincangkan orang lain.

6.Hobi Baru,Termenung

Bila kita tidak disibukkan oleh sesuatu, maka kita termenung. Pikiran jauh melayang dan pacaindera kita tertutup untuk meyadari hal-hal yang berlaku di sekeliling kita. Di mata kita terbayang-bayang wajah si ikhwandan membayangkan bagaimana jika kita menjadia istrinya dan berada di sampingnya. Kita mulai suka duduk di tempat sunyi; di serambi masjid menatap taman yang hijau, di kamar menatap layar komputer, atau di pojok taman melihat indahnya bunga-bunga. Kita mulai akrab dengan hobi baru ini. Termenung sepanjang pagi, siang dan malam, lupa makan dan selalu dibawa angan-angan. Ini berbahaya bila dibiarkan terus-menerus.

7.Selalu Ingin Bertemu

Ada saja alasan kita untuk berjumpa dengannya. Mengurus urusan organisasi, inginbertanya PR, ingin minta nasihat, ingin belajar agama, ingin diskusi masalah kuliah, dan lain sebagainya. Bila malu, mungkin akan mencuri pandang dibalik jendela saat si ikhwan berjalan di depan rumah. Atau akan meliriknya saat berada di kelas bersama. Banyak cara dan banyak metodenya. Kalau cinta sudah bekerja, otak sangat kreatif untuk merencanakan pertemuan dengan si dia.

8.Rindu, Kangen, Atau Apalah Artinya

Ini adalah bagian dari resiko jatuh cinta. Kita akan mengalami kerinduan yang teramat sangat kepada orang yang kita suka. Setiap saat mengingat si dia, bagaikan terdengar suaranya sayup-sayup di telinga. Apapun yang dipandang akan mengingatkan kita kepada si dia. Kita ingin berjumpa dan melihat wajahnya. Apalagi bila si dia pernah memberikan hadiah-hadiah kepada kita. Tentu saja barang-barang hadiah itu akan selalu membuat kita ingat dan rindu kepadanya.

9.Bergayut di Telepon

Sekalipun pulsa telepon mahal, kita sanggup menghabiskanwaktu berjam-jam sehinggahabislah waktu tidur hanyauntuk ngobrol kosong dengan si dia. Kita tidak peduli kalau tagihan telepon naik drastis. Yang penting kita bisa mendengarkan suaranya untuk melepaskan rindu. Lagi pula kita baru akan terlelap tidur setelah mendengar suara si dia.

10.Berubah Selera

Kehadiran si dia ternyata telah membuat jiwa anda menjadi melankolis. Kita akan menjadi sangat sensitif dan ingin selalu terlihat romantis. Padahal selama ini mungkin kita dikenal sosok yang susah tersenyum, kaku, dan sangar. Namun, kehadiran cinta bisa membuat segalanya berubah. Kita menjadi suka bercermin, mamakai parfum, dan bergaya romantis. Kita menjadi penggemar lagu-lagu yang bertemakan cinta.

11.Memberi Hadiah

Di saat kita jatuh cinta, memang kita akan menjadi sangat pemurah. Kita memberi sia dia hadiah padahal kadang tidak ada alasan kenapa memberi hadiah kepadanya. Kita menjadi sangat peka dengan perkembangannya setiap saat supaya dapat dijadikan alasan untuk memberi hadiah. Kegemaran kita memberi hadiah ini tentu saja membuat orang disekitar kita heran, karena selama ini kita dikenal cukup hemat alias pelit, tapi tidak untuk orang yang kita taksir. Benda dari boneka beruang sampai mobil, bila kita mampu akan kita belikan.

12.Lebih Rajin

Prestasi kerja mungkin akan semakin meningkat jika dibandingkan sebelumnbya. Kita jadi lebih semangat, kreatif, dan berpikiran poisitif. Perkembanganini membuat bahagia atasan kita dan orang-orang di sekitar kita. Lebih tampak rajin lagi, bila ternyata orang yang kita cintai masih satu kantor dengan kita.

13.Menjaga Penampilan

Kita akan sangat peduli dengan penampilan. Penampilan kita tidak lagi sederhana. Meskipun anda lelaki, bila perlu akan bergaya dengan potongan rambut terbaru. Dari rambut keujung kaki tampak parlente danbenar-benar trewat. Kita mulairajin mengikuti mode pakaian terkini dan menyesuaikan di tubuh kita. Tubuh kita selaluwangi, takseperti sebelumnya yang selalubau matahari. Rambut yang biasanya hanya sebulan dua kali keramas, berubah jadwal menjadi seminggu empat kali. Sabun mandi yang biasanyahanya batangan seharga 2ribuan berubah menjadi sabun cair yang mengandung pemutih, agar wajah anda tampak terang benderang bak bulan di siang hari. Pucat dong...

14.Defensif

Untukorang yang kita sayang, kita akan melakukan pembelaan yang berlebihan. Bila teradapat orang lain berbicara buruk tentang orang yang disayang, maka kita akan membelanya mati-matian. Segala jurus dan kata-kata dikeluarkan untuk menyusun pembelaan. Bak pengacara terkenal yang mendampingi kliennya di pengadilan. Kita siap untuk pasang badan untuk kekasih, meski sebenarnya sikap ini juga tidaklah obyektif dan adil. Sikap defensif ini bukan sifat yang dipaksa dan dibuat-buat, karena hal itu akan muncul secara otomatis. Dan tidaklah mengherankan bila seseorang akan rela membela orang yang dia cinta.

15.Mudah Salah Sangka

Kita menjadi mudah kecewa bila kemauan atau permintaan kita tidak dipenuhi. Misalnya ketika dia tidak hadir sesuai kesepakatan, maka kita menyangka dia menyelisihi janji. Kita anggap dia tidak memberi perhatian dan tidak mempunyai perasaan. Mudah sekali vonis itu dijatuhkan... Padahal terkadang kondisinya tidaklah demikian. Orang yang kita cintai mungkin terhalang sesuatu sehingga tidak bisa menemui kita.

16.Senantiasa kata ’Ya’

Apapun katanya, pendapatnya, dan permintaanya, kita jawab dengan ‘Ya’. Kita senantiasa akur dan menurut, sekalipun ada di antara permintaannya yang keterlaluan dan pendapatnya kurang kita senangi. Seolah lidah menjadi kelu untuk mengatakan tidak. Meski kita lelah danpayah, kita masih akanmemberikan waktu untuk menolongnya. Dengan alasan “Nggak tega...”, “Kasihan...”dan lain sebagainya. Kita akan selalu menolongnya meski kita dalam kondisi sibuk.untuk si dia, kita sanggup bersusah payah melakukannya.

17.Siap Berkorban

Atas nama cinta, banyak orang yang berkorbanapa saja. Tujuannya satuagar pasanganbahagia. Tapi,haruskah sampaibegitu? Konon,perempuan mengklaim dirinyasebagai pihak yangpaling banyak berkorban untuk pria. Sementara, banyak pula pria yangmerasatelah berkorban dan telaten merawat cintanya.
Terlepas dari pihak mana yang paling banyak berkorban,psikoterapis Dr. Laura Schlessinger, di Los Angeles,AS. Menilai “berkorban” adalah hal terbodoh yang dilakukan orang. Schlessinger tak bermaksud mengajak kita untuk menjadi orang egois, dantak pedulian. Buktinya, dia menyarankan untuk tetap bersabar dan menjunjung tinggi toleransi.
Konon pula, wanita memiliki kadartoleransi dan kesabaran yang lebih tinggi dibandingkan pria. Mungkin itulah sebabnya, wanita menjadi pihak yang lebih banyak berkorban atau mengalah. Nyatanya, banyak wanita yang merasa harus berkorban. Bahkan, tak sedikit wanita merasa bahagia atas pengorbanannya. Padahal, kondisi itu jauh dari sebuah hubungan sehat.
Kebahagiaan sejati itu hanya bisa diperoleh jika ada keseimbangan. Sehingga bukan hanya wanita saja atau pria saja yang berkorban, tapi harus dua-duanya. Dalam porsi tertentu, berkorbanatau mengalah akan sangat membantu sebuah hubungan. Tapi bila dibiarkan terus-terusan, kondisi itu bisa terbalik menjadi bom waktu yang siap meledak kapan saja. Jadi, jangan pernah takut untuk menegosiasikan setiap kondisi atau masalah yang dihadapi. Hal itu bisa menjadi pelajaran toleransi bagi pasangan, dan pelajaran otorisasi bagi anda.

18.Menjadi Orang Lain

Untuk mebuatnya ridha dan rela, maka kita siap menjadi orang lain. Karakter yang sebenarnya tidak kita miliki, namun kita paksakan ada dalam diri kita. Halini benar-benar menyiksa, karena kita tidakbebas menjadi diri sendiri. Terkekang oleh keinginan si dia, sehingga harus menuruti kemauannya. Di depannya kita menjadi sosok seorang romantik dan berlemah lembut, padahal kenyataannya kita seorang yang biasa saja dan selalu lugas. Demi si dia, kita sanggup berubah menjadi orang lain.

19.Selalu Inginkan Sama

Sejak mengenal si dia, kita berusaha mengikuti hobi, kesukaan, dan makanan favoritnya. Kita akan menggemari aktivitas yang kurang lebih sama dengan apa yang menjadi kesukaan dia. Bagi kita, segala apa yang beda antara kita dan dia adalah sebuah kesalahan. Kita ingin semuanya sama, dari hobi sampai makanan yang paling disukai. Jenis bacaan pun juga demikian. Kita akan memaksakan diri untuk membaca buku yang dia suka. Padahal ini benar-benar menyiksa, karena kita memaksa diri untuk melakukan sesuatu yang tidak kita suka.

20.Sumber Inspirasi

Kata-katanya menjadi pendorong semangat. Apa yang dia sampaikan selalu memberi motivasi bagi kita untuk berubah. Memberi motivasi amal yang luar biasa. Nasihat yang sebenarnya biasa saja jadi seperti luar biasa. Kita pun bisa berubah menjadi lebih baik karena nasihat-nasihat yang dia berikan. Kekuatan nasihatnya sungguh sangat berarti bagi kita, melebihi nasihat ustadz yang sudah puluhan tahun membina kita. Begitu gampangnya kita turuti apayang dia nasihatkan, dan begitu mudahnya sosok itu menjadi inspirasi amal kita.

21.Bermimpi

Kita sering termenung membayangkan impian masa depan bersama dia. Selalu berdua ke mana saja, lalu membangun rumah tangga, mempunyai sejumlah anak yang lucu dan tinggal dalam sebuah rumah idaman bersama. Kita dan dia sama-sama susah dan senang dalam mewujudkan cita-cita keluarga. Ingin membangun keluarga jihadi, keluarga muharrik, keluarga aktivis dan lain sebagainya. Semakin lama, semakin bayangan itu tampak nyata. Membayangkan bila si dia menjadi imam bagi kita, mengarahkan perilaku, akhlak, dan memimpin rumah tangga yang dibangun bersama.

22.Suka Memuji

Dari pendiam, kita menjadi seorang yang ramah mesra dah suka memuji. Kitamenjadi peka dengan penampilan si dia dan lekas memberikan pujian dan sanjungan. Hati kita merasa berbunga-bunga dapat memuji dan apalagi kalau dia merasa bangga dan senang hati oleh puji-pujian kita. “Kerudungnya baru ya.. lebih cantik lho memakai kerudung itu..” Seperti itulah contohnya. Meski hanya pujian yang standar dan biasa saja,tapi pengaruhnya luar biasa bagi orang yang dipuji.

23.Memberi Kenang-Kenangan

Kita mencoba memberikan sesuatu yang istimewa sebagai kenang-kenangan. Jika buku diberikan, maka akan kita tulis sedikit kata-kata di dalamnya sebagai renungan atau kenangan. Di hari raya akan sampaikan kartu lebaran atau selamat di hari ulang tahunnya. Sekalipun tidak berterus-terang, dari kata-kata yang tercoret di dalambuku dan kartu dapat mencerminkan luapan isihati kita terhadapnya. Kita pun rela membelikan barang yang mahal untuk si dia, agar semata dia selalu ingat dengan diri kita.

24.Inginkan Perhatian

Kita selalu mengharapkan si dia memberikan perhatian dan mau meluangkan waktu bersama kita. Walaupun kita tidak mau menyusahkan si dia, namun sedikit perhatian yang diberikannya sudah cukup menggembirakan hati dan sangat kita hargai. Meski hanya seulas salam, atau hanya sapaan sosial “Apa kabar...” sudah cukup melegakan.

25.Bertekad Memilikinya.

Tentu saja, kita sangat bertekad untuk memilikinya. Apapun keadaan dirinya, kita pasrah, dan menerima. Meski kita punya banyak rintangan dan halangan, tekad yang ada di dada mampu menjadi bahan bakar untuk berjuang mendapatkannya. Kekurangan dan keterbatasan kita tidak cukup menjadi alasan untuk mundur dari medan perjuangan. DITOLAK adalah sebuah resiko yang harus diperhitungkan. Sedangkan DITERIMA adalah hasil yang diharapkan.




Sumber : Ya Allah, Aku Jatuh Cinta

Apakah kamu sekarang lagi merasakan hal2 diatas??
ehm,, berarti sekarang kamu lagi jatuh cintaaaa dunkzzz...


1 komentar:

  1. yeahh, sy suka artikel ini, menarik, mudah dipahami, singkat padat dan jelas. Poko'e maknyuzzz.......

    BalasHapus